Gary Neville heran dengan sikap Manchester United yang meminta diskon hingga 50 persen untuk transfer Jadon Sancho dari Dortmund. Sang mantan kapten yakin bahwa upaya tersebut bakal sia-sia.

Manchester United sebelumnya dikabarkan menggertak Borussia Dortmund terkait transfer Jadon Sancho. Kubu Old Trafford ingin memanfaatkan situasi kerugian yang dialami Dortmund demi mendapatkan jasa Sancho dengan harga murah.

Seperti diketahui, Dortmund sedang dilanda kerugian kerugian sebesar 41 juta pounds (Rp718 miliar). Kerugian didapat karena menggelar pertandingan tanpa penonton pada pandemi virus corona.

Manchester United kemudian berusaha melayangkan tawaran sebesar 50 juta pounds (Rp875 miliar) untuk Sancho. Manajemen Setan Merah yakin Dortmund akan melunak dan mau melepas Sancho setengah harga dari yang diinginkan.

"Saya pikir Anda mungkin harus membayar sedikit lebih dari itu, Ole!. Itu adalah masalahnya karena beberapa klub percaya klub lain akan putus asa dan menjual pemain dengan harga murah," kata Gary Neville seperti dikutip Sky Sports, Rabu (1/7/2020).

"Akan tetapi, saya tidak yakin Anda bisa menggertak klub seperti Borussia Dortmund. Apalagi yang ditunjukkan pemain muda itu dalam dua atau tiga tahun terakhir adalah mereka enggan disimpan oleh klub besar yang tidak memberikan kesempatan bermain," ucap Gary Neville yang memperkuat Manchester United rentang 1992-2011 itu.

Proses negosiasi antara Manchester United dengan Borussia Dortmund untuk Jadon Sancho diyakini bakal alot. Dortmund masih pada pendirian untuk menjual Sanho dengan harga tinggi.

CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke,menegaskan pihaknya tak akan memberikan diskon untuk harga Sancho. Sang pemain dipersilakan hengkang sesuai dengan harga yang diinginkan.

"Saya berpikir tidak akan ada klub yang mau membayar harganya. Tidak ada diskon virus corona untuknya," tegas Hans-Joachim Watzke.